Seminggu yang Penuh Hikmah

 

Malam ini dengan bekal azzam, niat dan pikiran ku ingin sharing tentang pengalaman yang mungkin datang tidak mesti setahun sekali. Gini, kejadiannya dimulai hari Rabu kemarin, ya kurang lebih jam 10 an a.m.  Pengalaman ini cukup menarik dan menggoreskan kenangan. Di kampus, yap peristiwanya di kampus UNS Solo FKIP Gd B. Saat  ku masuk kelas dan setelah dosen berbicara kurang lebih baru 10 menit, beliau langsung memberikan test dadakan, alhamdulillah kebetulan( padahal sering) ku dan semua mahasiswa dalam kelas kaget seribu bahasa, tak bisa menego, menawar jua mengharap, hanya ada toleransi belajar 5 menit. Materinya cukup banyak, jadi semua begitu panik. Belajar 5 menit pun akhirnya usai. Langsung deh pada ngerjain test dengan ego-kesucian masing2.  Dan hal yang selalu mengagetkan adalah saat dosen mata kuliah ini (alat ukur) tiba-tiba memberikan ta’limat bahwa test re-UKD  tinggal 5 menit lagi. Tolong lembar jawaban segera dikmpulkan.  Ricuh pun jadi suasana dominan di dalam kelas.

Dan alhamdulillah. . . walaupun mungkin hasil gak maksimal, yang penting ku yakin padaNya, percaya pada hasil yang diputuskan. Hmm semoga nilainya baik. Aamiin

Itu baru hari Rabu,  kawan untuk hari kamis berjalan seperti biasa,  ya semoga lebih baik dari hari kamis kemarin. Nah yang jadi momen paling heboh itu di hari Jumat, 02 Nopember 2012. Tau gak? Ada 3 UKD loh di hari spesial  umat Muslim ini. Fismat, FSM ,dan Re-UK Mekanika. Masih da lagi  deadline tugas. Dan  yang mengejutkan jam 1 p.m. tugas harus dkumpulkan. Keringat dan seragam menjadi perpaduan yang erat karena di hari itu panas terik sangat stabil. Tugas alhamdulillah selesai jami’ …hehe
langsung deh pas dah ngmpulin tugas, segera kelas A dan B gabung untuk menyelesaikan  re-UK Mekanika. . . semoga nilainya baik ya Rabb … aamiin

Sebenernya cukup panjang, tapi pendek ja lah yang ditulis. Kan yang penting hikmahnya…setuju? terus kemana hikmahnya?

Nah sekarang pindah ke “hikmah” , jadi teringat dengan syair “man jadda wa jadda” dan “man shabara zhafira” . syair itu memiliki energi mekanik yang besar kawan, karena syair tersebut memberikan effort kepada semua manusia untuk tetap survive dan semangat terus. Hikmahnya adalah ketika kita diberi suatu ujian, cobaan, nikmat, maka kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh dan bersabar dengan kesabaran yang indah supaya kelak kita memperoleh keberuntungan yaitu jannatin na’im. . . Aamiin