Inilah Multi Amanah

Amanah itu ibarat udara pagi yang ada disekitar kita. Ia memberikan kita kesejukan, ketentraman dan pertanggungjawaban. Selalu dan selalu bahwa amanah itu memberikan muatan positif pada setiap orang. Muatan kebaikan itulah yang menyebabkan setiap orang haus akan amanah. Muatan itu bisa berupa manfaat, hikmah, evaluasi dan ukhuwah. Sasarannya adalah pemuda (mahasiswa). Dalam ranah kampus, mahasiswa tak sungkan-sungkan untuk hunting amanah, karena memang amanah itu memberikan perubahan pada karakter dan kepribadian seseorang.

Ketika mahasiswa menyandang label di dalam dirinya banyak amanah, berarti ia adalah manusia super yang berani bertempur dengan segenap jiwa raga. Namun, hal itu kadang tak sesuai apa yang diharapkan, kerja hanya setengah-setengah, tidak optimal, evaluasi pun berlangsung lama. Hal itu merupakan fakta bahwa multiamanah sangat sulit untuk dilakukan secara optimal.

Di lain pandangan dengan kaca mata yang berbeda, multiamanah adalah hujan deras di gurun pasir bagi ukhuwah. Karena ketika kita memiliki banyak link, komunikasi, dan kenal banyak orang, maka itulah tanda keimanan yang diharapkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya “ Tidak beriman seseorang sebelum mereka mencintai sesama muslim seperti mereka mencintai dirinya sendiri”

Persaudaraan sesama muslim merupakan buah manis yang berasal dari pohon multiamanah. Pohon ini akan memberikan banyak manfaat bagi setiap orang yang merawatnya. Multiamanah akan meningkatkan kredibilitas dan kapabilitas seseorang. Tatkala seseorang memiliki kemampuan yang komprehensif di segala aspek dan tetap istiqomah melaksanakan amal istimrariyahnya maka dia telah mampu mancapai tujuan multiamanah.

Multi amanah punya kelemahan dan punya kelebihan, maka kurangi kelemahan tingkatkan kelebihan.