Kepakan Sayap

Taukah kawan bahwa burung tercepat di dunia, Feregrine Falcon memiliki kecepatan maksimum 389 km/jam. Hal tersebut takkan terjadi apabila Falcon hanya memiliki sayap yang lemah, kepakan yang lambat, paruh yang tumpul, berat yang ringan dan kemauan yang lemah. Namun, itu bukan sifat dari burung tercepat di dunia ini. Burung ini memiliki target yang jelas, misi yang tepat, visi yang detail dan kemampuan yang jitu sebagai pemangsa. Coba, bayangkan jika kita melaju dengan kecepatan 389 km/jam dengan tanpa helm, pasti akan terasa sakit di sekujur tubuh. Tidak untuk Burung Falcon asal Amerika ini, matanya yang didessain sedemikian kuat, keseimbangannya yang konstan dan konsentrasinya yang terkontrol dalam memangsa. SubhanALLAH… yuk kawan kita renungkan ayat 19 dari surah Al Mulk ,”Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu”

Sahabat pembaca yang diridhai ALLAH, kita dapat menganalogikan perumpamaan yang ada dalam ayat tersebut, bahwa ALLAH Maha Pemurah. Kepakan sayapnya merupakan sedikit dari nikmatNYA yang tak terhitung. Apa yang terjadi ketika nikmat ALLAH cabut hanya 1 saja, kepakan sayap burung. Maka burung yang tadinya lihai dalam beterbang bisa jadi menjadi cacat. Ibarat kita diberi sayap kemauan(iradah) bayangkan jika nikmat kemauan saja dicabut , maka segala aktivitas kita tidak akan berhasil dijalankan(dimulai pun tidak).

Jadi, renungkan juga ayat ini, ” Katakanlah: “Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati”. (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. ” (Al Mulk :23). Marilah kawan tetap perbaharui rasa syukur kita dengan tidak hanya mengucapkan hamdalah saja(bentuk rasa syukur yg minimal), akan tetapi dengan menyedekahkan segala tulang rusuk kita hanya untuk beribadah kepadaNYA, amalan yang kontinu, dan doa atapun senantiasa berdzikir. insyaALLAH segalanya akan dimudahkan dalam menjalani kehidupan fana’ ini seperti kepakan sayap burung yang dengan mudah menyusuri derasnya angin.

#semangat^_^

Advertisements