Save Al Aqsha

Hati ga tenang dan ga akan tenang sebelum Al Aqsha memunculkan senyum kemerdekaannya, di pagi hari ini saya merasa kaget , miris, membaca artikel berita, bahwa lebih dari 25 masjid di Palestine dibombardirkan oleh Zionis Israel dalam enam hari, bahkan tempat untuk beribadah dan kuburan pun juga ikut dibombardir. Saya begitu sedih ketika membaca puisi yang begitu mendalam dari grup Strawberry, berikut saya cantumkan puisinya:

ADAKAH SENYUM INDAH DI GAZA ?

Dalam setiap desah nafasku
Dalam setiap ingatanku
Dalam setiap mimpiku

Ku ingin membalut lukamuYa Alloh,
Akankan tiba masa itu
Masa dimana saudaraku bisa tersenyum bahagia
Masa dimana, tak ada lagi guratan sedih dimatanya
Masa dimana, tak ada lagi rasa was-was di setiap hari-harinyaYa Alloh
Ingin ku melihat Gaza tersenyum.
Melihat mereka bisa berkumpul bahagia dengan keluarganya
Bersenda gurau, tertawa lepas tanpa ada beban berat dipundaknyaTerkadang akupun malu
Aku yang disini bisa tertawa lepas
Aku yang disini bisa meninggalkan beban dipundakku
Tapi engkau disana tidak bisa tertawa bahagia
Setiap hari, jam dan menit rudal Yahudi siap mengintai nyawamu
Tak bisa kau lepaskan bebanmu, untuk tertawa sejenak dengan keluarga
Dentuman bom, peluru dan rudal terus mengintai nyawamu dan keluargamu

Jiwa, raga, darah, airmata, harta
Semua engkau korbankan untuk perdamaian negerimu, pembebasan Al-Aqsha.

Ya Alloh,
Aku malu tak bisa berbuat banyak untukmu,
Hanya doa yang bisa ku panjatkan untukmu yang sedang berjuang untuk negeri suci,
Al-Aqsha kiblat pertama umat Islam di dunia.

Kau tak pernah menyantap makanan lezat,
Baju yang melekat dibadanmu pun hanya sekedarnya,
Subhanallah, kau tidak memikirkan keindahan dunia
Yang kau pikirkan adalah menang,
Atau mati syahid sebagai syuhada

Disini aku dengan mudahnya menyantap rakus makanan,
Memakai baju-baju indah, Membelanjakan uang untuk kepentingan duniawi.
Kau yang di Gaza bertahun-tahun lamanya hidup dengan kegelisahan
Yang sewaktu-waktu nyawa sebagai taruhannya.

Subhanallah,
Semangatmu luar biasa,
Kau siap mati sebagai syuhada untuk pembebasan Al-Aqsha, dan menjaga izzahmu untuk negerimu

Tak melihat tua muda, anak orang tua
Semangat kalian sama, menang atau mati syahid sebagai syuhada.

Ku ingin melihat anak-anak di Gaza tersenyum
Ku ingin melihat para lansia di Gaza, bisa menikmati sisa hidupnya
Ku ingin melihat orang tua di Gaza, bisa bahagia hidup bersama keluarganya

Adakah senyum Indah di Gaza?
Semoga Alloh, segera memberikan senyum di Gaza
Serta Jannah buat para syuhada

Allahu Akbar….. Janji Alloh pasti untuk kemenangan Gaza, Palestina
Bersabarlah saudaraku
Insya Alloh, kami disini tetap berdoa dan membantu kalian disana
Hingga melihat kalian tersenyum lepas, tanpa ada beban

Untuk Sahabat, keluarga dan saudara saya di ¬†Al Aqsha, tahukah bahwa “JANJI ALLAH ITU PASTI” dan “PASTI ENGKAU AKAN MERDEKA” , karena ALLAH bersama orang-orang yang bersabar. Engkau yakin kan bahwa kebangkitan ISLAM sangatlah dekat? Engkau adalah negeri nabi, tanah Islam yang dijaga keberkahannya, tanah yang RASULULLAH pada malam isra’ berkunjung ke engkau.
Saya di sini, di negeri yang dulu telah kamu bantu saat masih dalam penjajahan, hanya bisa mendukung semangat usahamu, hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, dan membela hak-hak mu yang belum tertunaikan. Ya mungkin hanya sedikit pengaruhnya, tapi jika saya dan seluruh umat manusia yang bersyahadat berdoa dan membela jerih upayamu, mungkin itu akan sangat berarti.
Ayo serukan dalam doa kita: ” Free palestina! Give them freedom “
Advertisements