Ar Royyanku

Ar Royyan
Pintu syurga bagi orang orang yang berpuasa.
Pintu amanah bagi orang orang yang bertanggung jawab
Pintu tanggung jawab bagi orang orang yang amanah

Ar Royyan sebuah peta peradaban yang menghimpun orang orang beramanah besar.
amanah langit yang senantiasa memikulkan ke pundak pundak besar untuk di manahkan ke orang orang bumi.

Sebuah pintu yang membatasi kebaikan dan kebatilan. ada pintu yang sangat baik namun pintu itu kurang terawat. ada pintu biasa namun pintu itu terawat sehingga menjadikan manusia yang membuka nya menjadi orang baik. itu pintu kebaikan. selalu membebani orang orang baik demi kebaikan dan kebermanfaatan yang banyak dan luas.

 

vid di sini

Teman atau Penyemangat

Menarik sekali bahwa tetaplah kata Alhamdulillah sebagai pembuka kata wujud rasa syukur yang tiada terbalaskan oleh kita sebagai pemburu nikmat Nya. Serta tak lupa rasa rindu yang sangat membekas meski kita belum pernah sekalipun melihat wajah mulianya tetap kita himpun dan mari kita bershalawat kepadanya sebanyak-banyaknya. Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala ‘Ali Muhammad. Semoga kelak kita mendapatkan syafa’atnya dan pertama kali dipertemukan dengannya di akhirat kelak. Aamiiin.

Pada kesempatan ini saya merasa perlu sekali membahas tentang sebuah penyemangat dalam hidup, setelah Allah,Rasul, orang tua dan seorang manusia yang senantiasa datang dan pergi dengan kita kemanapun. Yup. Seorang teman. Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu adalah representasi seorang teman sekaligus kekasih Nabi Muhammad Shallallahu ‘alai wa Sallam. Dia manusia nomor dua di bumi ini yang mana jika iman seluruh umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam di jumlahkan maka takkan bisa menyamai besarnya iman dalam hatinya. Aklak awal sebelum Islam datang memang sangat diakui dalam masyarakat kala itu. Saya tidak akan membahas tentang bagaimana atau mengapa dia bisa sangat mulia ini. Akan tetapi saya hanya akan sedikit menukil tentang jasa besar beliau dalam menemani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selama masyarakat Makkah kala itu memusuhi dan membencinya. Kita bisa tau lah bahwa beliau lah sahabat ataupun teman yang paling bisa dijadikan contoh untuk kita. Kita perlu memberikan kesempatan pada diri kita bahwa sifat dari kesetiaannya perlu kita patrikan dalam hati kita selama kita ingin menjadi teman sejati bagi orang disekitar kita, muslim yang dekat dengan kita.

Peristiwa yang membuat saya menelan ludah dan berdecak kagum adalah ketika dia dengan berani masuk ke dalam gua yang gelap terlebih dahulu sebelum Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Mengecek keadaan gua apakah sudah aman atau belum. Dan saat itu beliau menemukan sebuah lubang dan menutupinya dengan tangan beliau dan membiarkan dirinya sebagai sandaran tubuh mulia Nabi akhir zaman. Dan ketika ada hewan berbisa yang menggigit tangan beliau, tau lah rasanya digigit hewan berbisa, sakitnya kayak apa. Luar biasa. Beliau tetap tidak menggerakan tubuh beliau karena kesakitan, hingga saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam terbangun karena mungkin rasa atau basyirah terhadap kondisi kekasih nya. Singkat kata, luka karena bisa sembuh seketika lantaran karena air ludah sang Nabi ini.

Beginilah sejatinya sikap seorang penyemangat hidup bagi orang lain. Memberikan tanpa pamrih hak orang lain yang harus ditunaikan. Membawanya kepada kema’rufan dan menjauhkannya dari kemungkaran. Hati-hati mereka saling terhubung karena ikatan ukhuwah Islamiyah. Sehingga ketika salah sahabat kita sakit atau ada musibah hati kita juga ikut sakit atau istilahnya ikut sakit merasakannya yang bisa diungkapkan dengan cara membantunya sebisa yang kita lakukan. Inilah teladan yang bisa kita ambil dari dua manusia yang Allah Ta’ala rindukan jiwa-jiwa nya di syurga Firdaus Nya kelak. Tentu yang kita semua tahu bahwa kelembutan hatinya lah yang membuat dia layak dijadikan sebagai pengganti (khalifah) setelah sang Nabi wafat. Dan yang lebih layak lagi karena dia teman sehati nya sang Nabi selama hidupnya.

Semoga dari secuil kisah atau peristiwa yang terjadi saat sang Nabi hijrah dengan Abu Bakar ini bisa menyadarkan kita tentang pentingnya sebuah kepedulian, tentang pentingnya sebuah persahabatan yang harus kita jalin dengan sesama muslim yang baik akhlaknya, tentang pentingnya sebuah makna teman sejati, temanlah yang memberikan kesuksesan hijrah nya seseorang. Sebuah makna tentang Islam yang hari ini sukses, manusia berbondong-bondong masuk di dalam rahmatan lil ‘alaminnya. Ingat satu kata, “teman”. Bahwa dialah manusia yang kita butuhkan dalam jalannya kesuksesan kita. Sekian dan terimakasih.

Like Physics soon Oh My Friend

kartunku12

Aku suka fisika karena fisika itu motion of dinamis, science is very functional for developing technology.

Terkadang guru Fisika itu sulit untuk mengajarkan ilmunya, karena Fisika itu rumit dan luas cakupannya, sehingga perlu teknik,metode dan media yang cocok untuk mentrasfer materi fisika. Metode dan media yang tidak membosankan tentunya. Bagaimana caranya biar fisika itu bisa membuat siswa-siswi asik dalam menyelami dunia fisika.

Pada hakikatnya, mudah untuk mentrasfer nilai, tapi susah untuk mentransfer sebuah materi, terutama materi yang berkaitan dengan rumus-rumus, seperti astronomi, mekanika kuantum, Listrik Magnet, Usaha dan Energi, Termodinamika, Gaya, Gelombang Optik, dll.  YAng jelas fisika itu memang asik. YA ga? The scientist!

lihat foto asli hanya di ayip7miftah.wordpress.com

SApa penulis di @ardian_yaw19

Kesuksesan di Balik Usaha Kita

bayi-sukses

Kita tahu sang penemu lampu pijar Thomas Alfa Edison dan kita pun tahu bahwasanya beliau melakukan percobaan sebanyak 999 kali dan hanya 1 percobaan terakhir yang mencapai keberhasilan. Hal tersebut merupakan sebuah bukti nyata bahwa keberhasilan atau kesuksesan akan kita peroleh sejalan dengan usaha atau kinerja yang kita lakukan. Kesuksesan senantiasa bersembunyi di balik usaha kita, usaha dalam melakukan hal-hal luar biasa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tak akan lepas dari tantangan hidup. Kehidupan akan berwarna jikalau dipenuhi dengan cobaan atau masalah. Permasalahan itu bisa berupa masalah pribadi ataupun kelompok, bisa masalah di kampus ataupun di rumah. Hal inilah yang nantinya akan membuat kebanyakan orang merasa gelisah dan kesulitan. Oleh karena itu, benar bahwa manusia pada hakikatnya adalah problem solver, sebagai pelaku penyelesaian masalah. Untuk mengatasi masalah tersebut seseorang butuh suatu kebiasaan. Seperti pepatah Jawa “Biso jalaran kulino”, maksudnya untuk mencapai suatu kemudahan atau keberhasilan, terlebih dahulu kita harus melalui kebiasaan dan kesesuaian. Dalam problem solving, hal tersebut adalah solusi utama. Dan untuk melalui kebiasaan, kita harus istikomah dan bersungguh-sungguh dalam melakukan suatu pekerjaan. Percaya bahwa kemudahan dan keberhasilan akan tercapai setelah terbentuk suatu pembiasaan dan dan penyesuaian, tentunya setelah kesusahan, kesulitan, dan perjuangan terlewati.

Bersemangatlah dalam menyesuaikan suatu keadaan dan membiasakan suatu kinerja. Karena kesuksesan berada di tangan kita, kita yang akan menentukan mimpi-mimpi kita. Apa yang kita tunggu teman-teman, di awal tahun 2013 ini tulislah semua cita-cita dan mimpi-mimpi kita dalam hati dan jiwa, ataupun di lembaran kertas, kemudian raihlah dengan kesungguhan dan kebiasaan kita. Semoga keberhasilan dan kesuksesan senantiasa diberikan Allah kepada kita.

Amin Ya Rabbal’alamin