Waktu Dunia yang Sementara

Bagian dari kebaikan umat Islam adalah tidak menyia-nyiakan waktu yang ada. Selama manusia bisa produktif maka kesuksesan pun dapat diraih dengan mudah, dengan perjuangan yang begitu panjang. Ingat, setiap manusia di bumi ini mempunyai jatah waktu yang sama yaitu 24 jam, namun banyak manusia yang terlenakan dan merasa santai dan merasa masih ada hari esok yang panjang.

Sejatinya, muslimin adalah penduduk syurga yang mampir di bumi, untuk mencari bekal. Karena kita keturunan nabi Adam yang turun dari syurga. Maka bagi seorang muslim harus sabar dan teguh dalam menghidupi kehidupannya. Kita memang tidak bisa melihat hasil kesuksesan umat Muslim di dunia, tapi kita bisa berkontribusi untuk Islam untuk kejayaan Islam.

Maka, kemudian kita harus selalu berdoa untuk Islam untuk kemajuan dan kesejahteraan umat Islam di masa mendatang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s